Toko Pasutri

1/19/2013

Penyebab Utama Bau Badan dari Masalah Sepele Hingga Berat


Masalah bau badan tidak sedap bisa dipicu oleh banyak hal, dari yang sangat sepele hingga yang berat-berat. Contoh sebab yang sepele adalah rambut ketiak yang dibiarkan 'gondrong' sedangkan yang berat contohnya komplikasi diabetes.

Rambut ketiak yang tidak bersih merupakan salah satu penyebab bau badan, karena membuat keringat mudah terjebak. Keringat yang pada dasarnya tidak berbau akan dipecah oleh bakteri sehingga dihasilkan senyawa tertentu yang baunya tidak sedap.

"Rambut ketiak bisa membuat bakteri dan keringatnya trapped (terjebak), sehingga jadi tambah bau," jelas dr Shahnaz Nadia Yusharyahya, SpKK, seorang dokter kulit yang berpraktik di RS Cipto Mangunkusumo saat dihubungi detikHealth.

Jika memang keberadaan rambut ketiak menyebabkan bau badan makin menyengat, dr Shahnaz menganjurkan agar rambut tersebut tidak dibiarkan 'gondrong' dan menyimpan kotoran. Bisa dicukur atau dicabut, bisa juga dihilangkan dengan wax atau minimal sering-sering dibersihkan pakai sabun.

Penyebab bau badan yang lain adalah faktor usia, khususnya usia remaja saat mulai mengalami pubertas. Pada masa ini, bau badan mulai akan berbau karena kompisisi hormonal seseorang mulai berubah dan kelenjar apokrin yang fungsinya menghasilkan keringat jadi lebih aktif.

Kadang, berat badan serta pola makan juga bisa mempengaruhi bau keringat. Orang gemuk cenderung mudah berkeringat dan rentan mengalami masalah bau badan, apalagi jika senang mengonsumsi pedas-pedas atau makanan dengan bau yang sangat menyengat.

"Sudah gemuk, sukanya makan pedes. Oh, itu bisa tambah bau keringatnya," tambah dr Shahnaz.

Selain itu, bau badan yang tidak sedap juga bisa dipicu oleh masalah serius misalnya pada pengidap sakit gula atau diabetes melitus. Kadar gula darah yang sangat tinggi pada penyakit ini bisa memicu ketoasidosis, yakni pengeluaran senyawa keton melalui keringat sehingga baunya jadi sangat menyengat.

Solusi untuk mengatasi bau badan tidak sedap menurut dr Shahnaz sangat tergantung penyebabnya. Jika penyebabnya adalah bakteri dan keringat berlebih, maka cukup dengan menjaga kebersihan dan memakai antiprespiran sedangkan jika disebabkan penyakit maka penyakitnya juga harus diobati. Sumber.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

1/13/2013

Bau Badan: Bau Ruangan Bisa Berubah Hanya Karena 1 Orang


Seseorang yang memiliki masalah dengan bau badan hampir selalu jadi pusat perhatian. Bukan karena banyak yang suka, melainkan untuk dijadikan kambing hitam karena bau ruangan yang semula wangi bisa berubah jadi seperti bau kaos kaki.

Sama seperti yang dikeluhkan Susi (25 tahun), seorang pekerja kreatif di sebuah agensi iklan di Yogyakarta. Di kantornya, ketika hari mulai siang dan suhu ruangan mulai membuat tubuh para karyawan berkeringat maka ada seorang rekan kerja yang bakal jadi pusat perhatian.

"Bau badannya bikin pengap udara, dan agak tajem sih (bau badannya) kalau menurutku. Apalagi kalau sudah siang dan sedikit berkeringat, segitunya juga sih (baunya) sama kayak kaos kaki," tutur Susi saat dihubungi detikHealth.

Rekan kerja yang dimaksud adalah seorang perempuan muda, usia 24 tahun dan kebetulan berperawakan gemuk. Susi menduga rekannya tersebut punya masalah hormonal dan sebenarnya menyadari hal itu, sebab sepertinya sudah berusaha mengatasinya dengan memakai parfum meski hasilnya tetap bau.

Pengalaman serupa juga dirasakan oleh Ega (30 tahun), sekretaris sebuah perusahaan di Yogyakarta. Salah seorang karyawan laki-laki yang pernah bekerja di kantornya juga memiliki bau badan yang tidak sedap, hingga sering jadi bahan gosip meski tidak ada yang berani memberitahu yang bersangkutan.

"Kalau dia lewat, kami tahan napas saja. Kalau ditutup pakai tisu atau tangan, mencolok banget takut orangnya tersinggung. Banyak yang mengeluh tapi yang berani komentar hanya cewek-cewek, itu pun hanya jadi bahan gosip dan tidak disampaikan ke orangnya," kata Ega.

Orang-orang yang menjadi pusat perhatian karena bau badannya selalu memenuhi ruangan tersebut bisa jadi tidak menyadari masalahnya, atau bisa juga sadar tapi sudah terlalu biasa dengan bau badannya sendiri sehingga tidak merasa terganggu. Namun jika sudah mengganggu sekelilingnya, maka bau badan akan menjadi masalah bersama.

Hal ini juga dibenarkan oleh seorang dokter kulit yang berpraktik RS Cipto Mangunkusumo, dr Shahnaz Nadia Yusharyahya, SpKK.

"Bau badan dikatakan normal atau bermasalah, patokannya hanya penilaian dari lingkungan. Kalau orang-orang yang ada di sekitarnya merasa terganggu, maka sadar atau tidak orang tersebut dikatakan punya masalah dengan bau badan," kata dr Shahnaz. Sumber.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Bau Badan. Info Seputar Ibu Hamil, Anak, Bayi dan Balita...